Monday, May 9, 2011

MahaBatik

aku menyusuri persada bumi dan mengendusi segala palung...
tapi yang kudapati cuma mahluk dan Sang Khalik ternyata adalah Aku sendiri..
.kafir atau muslim bahkan aku tidak menyadarinya kecuali dicelotehkan para ahli taaroh

Ekstase

Apakah kamu tahu . . .

Tatkala para begawan

Memetik dawai sitarnya

Dan para resi

Mulai menabuh gendangnya . . .


Maka sang penari

Akan mulai berputar-putar

Mengikuti perputaran

bumi pada porosnya


Kesadarannya telah hilang . . .

Karena ruhnya telah

teracuni

Oleh hawa-hawa mistis

Dan pesona-pesona harum

Sang Cinta . . .


Ia akan terus berputar . . .

Dan gelang-gelang kakinya

Akan terus bergemerincing

Sampai racun-racun

itu berlalu

Dan kesadarannya pulih . . .


Itu bukan dia . . .

Benar-benar bukan dia

dia tidak ada

Sesungguhnya dia tidak ada . . .


Mencapai itu suatu kenikmatan ,

Sejati dan hakiki Dia . . .


Dia pura-pura dia

Sang Cintalah Dia . . .

Galau Kalbu

Aku tak tahu apa
Yang sedang menyelimuti pikiranku
Diriku bergolak
Tak tahu arah jalanku
 
Di sekelilingku berdiri peri-peri kecil
Menari berputar-putar
Mengitari tubuh ini
Dengan membawa busur-busur kecilnya
 
Dahaga apa ini .......
Yang sedang mempermainkanku
 
Mataku terbelalak tajam
Namun, kenapa gelap sekali .....
 
Aku merasa diriku
Sedang terbawa puting beliung
Menuju suatu titik
Yang aku tak tahu
Apa ini ...
 
Asmara kemabukan ini
Benar-benar
Membuatku linglung
 
Candu-candu asmara
Telah merampas
Kesucian jiwaku
Dan menggoyang sukmaku
 
Apakah ini
Yang mereka sebut  CINTA .....
 
Mengapa ia sanggup
melawan arus
Yang begitu dahsyat
 
Apakah ini CINTA .....
 
Karenanya aku
Tak sadarkan diri
Bahkan aku sanggup
Menikam dadaku sendiri
 
Seakan para penghuni langit
Bintang-bintang dan matahari
Beruluk salam padaku
 
Mendengar namamu
Jantungku seakan
Enggan berdetak
 
Melihat wajahmu
Membuat tubuhku
Berhenti bergerak
 
Sorot matamu
Menggambarkan
Cinta yang tak kan
Pernah berhenti
Dan tak mungkin
Akan disesali
 
Wahai Cintaku........
 
Aku telah jatuh padamu

Puisi Kahran Gusfe

Selamat Datang di kerajaan puisi karya Kahran Gusfe, . . .
      Silahkan memasuki alam romantismemu sejenak yang telah lama tidur panjang tanpa teman...

    Bukalah lembaran aroma surgawi yang melekat di hatimu .... hembuskan napasmu dalam buai puisi-puisi karya Kahran Gusfe yang sejenak akan membuatmu meninggalkan alam maya ini kepada sifat-sifat ILahi bawaanmu yang terselip dalam urutan pertama   kalimat الم dalam Kitab Suci, yang memuat 3 sifat dasarmu, yaitu : sifat Allah, sifat iblis, dan sifat manusia ...

   Hembuskanlah dan biarkanlah aroma-aroma mistik menerbangkan ruhanimu yang sedang dahaga.........

(Kahran Gusfe)